Profil
· Profil Balai
· Sasaran Pelayanan
· Visi dan Misi
· Tugas Pokok Dan Fungsi
· Pendistribusian Tugas
· Survei Persepsi Korupsi
· Survei Kepuasan Masyarakat
· Standar Pelayanan
· Struktur Organisasi
· Pegawai dan Kode Etik Pegawai
· Maklumat Pelayanan
· Jam Pelayanan dan Budaya Kerja

Menu Utama
· Depan
· Akun Anda
· Arsip Berita
· Kirim Berita
· Kontak
· Search
· Top 10
· Topics

Login
Nama Login

Password

Daftar
Lupa Password.

ATENSI: Serah Terima Bayi Terlantar oleh Polres Lombok Tengah Ke Balai Paramita
-----------------------------------------------------------------------------------
Dipublikasi pada Kamis, 07 Oktober 2021 by paramita
-----------------------------------------------------------------------------------

Berita

PRAYA (7 Oktober 2021) – Kementerian Sosial melalui Balai Paramita di Mataram menerima penyerahan bayi terlantar yang ditemukan oleh warga di Jalan Baypass, Kecamatan Labulia Kabupaten Lombok Tengah pada tanggal 25 September 2021 lalu. Penyerahan dilakukan oleh Unit PPA Polres Lombok Tengah, dalam hal ini Aipda Pipin Setyaningrum kepada Balai “Paramita”, dalam hal ini diwakili oleh Lalu Zohri selaku Sub Koordinator Bidang Asesmen dan Advokasi Sosial.

Penyerahan bayi ini juga disaksikan oleh Kanit Reskrim Polsek Jonggat, Aipda Badreyasa, Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah, dalam hal ini diwakili oleh Pendamping Rehabilitasi Sosial, Azhari, pasangan suami istri penemu bayi, Junaedi dan Suniarti, serta Retno Yuli Wjayanti selaku Pekerja Sosial Balai Anak Paramita Mataram.

Sebelumnya Balai Paramita” di Mataram melakukan penjangkauan kasus terkait penemuan bayi, namun pihak yang menemukan bayi tidak bersedia menyerahkan bayi ke negara. Mereka ingin merawat sendiri bayi yang ditemukan tersebut dan berencana untuk mengadopsi bayi tersebut. Tim yang turun pun menjelaskan jika pasangan tersebut dapat melakukan pengangkatan anak, namun harus melalui prosedur yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Setelah melakukan dua kali mediasi pada 26 September 2021 dan 05 Oktober 2021, keluarga penemu bayi tetap tidak bersedia menyerahkan bayi.

Menyikapi hal tersebut, Balai Paramita berkoordinasi dan bersinergi dengan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) dan Unit PPA Polres Lombok Tengah. Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, maka keluarga Bapak Junaiedi bersedia menyerahkan bayi ke Negara, dalam hal ini Balai Anak Paramita’ Mataram.

“Jika Pasangan Bapak Junaedi dan Ibu Suniarti memiliki peluang yang sama dengan Pasangan COTA yang lain, namun harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan oleh pemerintah. Sementara dalam hal pemberkasan, pasangan ini akan dibantu oleh Pendamping Rehabilitasi Sosial Kab. Lombok Tengah.” Tandas Lalu Zohri pada kesempatan tersebut.

Kanit PPA Polres Lombok Tengah menuturkan, “Selama proses penyidikan mengenai siapa pelaku pembuangan bayi, maka bayi akan dirawat dan diasuh sementara di Balai Paramita Mataram.

Balai Paramita tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan prima dan pengasuhan sementara untuk kepentingan terbaik bagi anak.

 

Tim Kehumasan Balai Paramita

 





 
Link Terkait
· Lebih Banyak Tentang Berita
· Berita oleh paramita


Berita terpopuler tentang Berita:
Serah Terima 4 Bayi Adopsi Balai Anak Paramita Mataram kepada COTA


Nilai Berita
Rata-rata: 0
Pemilih: 0

Beri nilai berita ini:

Luar Biasa
Sangat Bagus
Bagus
Biasa
Jelek


Opsi

 Versi Cetak Versi Cetak


Topics Terkait

Berita

BRSAMPK PARAMITA MATARAM
Kementerian Sosial Republik Indonesia