Profil
· Profil Balai
· Sasaran Pelayanan
· Visi dan Misi
· Tugas Pokok Dan Fungsi
· Pendistribusian Tugas
· Survei Persepsi Korupsi
· Survei Kepuasan Masyarakat
· Standar Pelayanan
· Struktur Organisasi
· Pegawai dan Kode Etik Pegawai
· Maklumat Pelayanan
· Jam Pelayanan dan Budaya Kerja

Menu Utama
· Depan
· Akun Anda
· Arsip Berita
· Kirim Berita
· Kontak
· Search
· Top 10
· Topics

Login
Nama Login

Password

Daftar
Lupa Password.

ZI WBK/WBBM: Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) bagi Anak KTD di Balai Anak 'Paramita
-----------------------------------------------------------------------------------
Dipublikasi pada Kamis, 05 November 2020 by paramita
-----------------------------------------------------------------------------------

Berita

Lombok Barat (05 November 2020) - Balai Anak "Paramita" di Mataram mewujudkan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI), khususnya bagi Anak Korban Kehamilan Tidak Dikehendaki (KTD) yang merupakan salah satu sasaran garapan dari 15 klaster anak yang memerlukan perlindungan khusus sesuai dengan Pasal 59 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

 
Anak KTD memiliki kondisi psikologis yang kurang stabil, anxiety (cemas), stress, dan self harm (cenderung menyakiti diri sendiri), oleh karenanya pegawai Balai Anak "Paramita", terutama fungsional pekerja sosial, psikolog, dan perawat tak henti-hentinya memberikan terapi yang dapat mengembalikan keberfungsian sosial dari Anak KTD.
 
Salah satu yang dilakukan pada hari ini antara lain: Terapi Relaksasi, Senam Kehamilan, dan Hypnobirthing. Ketiga terapi tersebut membawa unsur alamiah atau natural sehingga banyak memanfaatkan ruang-ruang hijau Balai Anak "Paramita" dan membuat anak menyatu dengan alam.
 
Terapi relaksasi dilakukan oleh psikolog dengan media aromaterapi dan dibantu dengan media audio berupa lantunan lagu yang memberikan efek rileks bagi anak sehingga meredam perasaan yang kurang nyaman atas kejadian yang menimpanya.
 
Senam kehamilan merupakan salah satu terapi yang diberikan oleh perawat Balai Anak "Paramita" kepada Anak KTD guna mempersiapkan diri penerima manfaat untuk mempermudah mereka saat menjalani proses persalinan. Senam kehamilan dilakukan rutin setiap hari didahului dengan jalan kaki oleh masing-masing anak untuk melemaskan otot kaki dan pinggul.
 
Hypnobirthing adalah metode yang menggunakan self-hypnosis (hipnotis diri sendiri) dan teknik relaksasi untuk membantu calon ibu merasa siap serta mengurangi persepsi akan ketakutan, kecemasan atau tegang, dan rasa sakit saat melahirkan, instruktur dari terapi hypnobirthing ini adalah psikolog.
 
I Ketut Supena, selaku kepala balai mengatakan "selain terapi relaksasi, hypnobirthing, dan senam kehamilan, kami juga memiliki satu terapi unggulan untuk anak-anak KTD yakni Yoga Sukhasana yakni salah satu teknik dalam yoga. Sukhasana berasal dari kata Sanskerta Sukham yang berarti mudah, kesenangan, kenyamanan, dan kesenangan. Orang-orang dari segala usia dapat melakukan yoga ini. Manfaat Yoga Sukhasana salah satunya adalah untuk mengurangi rasa cemas, gelisah, emosional dan depresi", tuturnya.


Penulis : Den Ardani Adigus S.
Fotografer : Rahmat Hidayat





 
Link Terkait
· Lebih Banyak Tentang Berita
· Berita oleh paramita


Berita terpopuler tentang Berita:
Serah Terima 4 Bayi Adopsi Balai Anak Paramita Mataram kepada COTA


Nilai Berita
Rata-rata: 5
Pemilih: 1


Beri nilai berita ini:

Luar Biasa
Sangat Bagus
Bagus
Biasa
Jelek


Opsi

 Versi Cetak Versi Cetak


Topics Terkait

BeritaZona Integritas

BRSAMPK PARAMITA MATARAM
Kementerian Sosial Republik Indonesia