Profil
· Profil Balai
· Sasaran Pelayanan
· Visi dan Misi
· Tugas Pokok Dan Fungsi
· Pendistribusian Tugas
· Survei Persepsi Korupsi
· Survei Kepuasan Masyarakat
· Standar Pelayanan
· Struktur Organisasi
· Pegawai dan Kode Etik Pegawai
· Maklumat Pelayanan
· Jam Pelayanan dan Budaya Kerja

Menu Utama
· Depan
· Akun Anda
· Arsip Berita
· Kirim Berita
· Kontak
· Search
· Top 10
· Topics

Login
Nama Login

Password

Daftar
Lupa Password.

ATENSI: Prakondisi Reunifikasi PM 'LZ' Gandeng Dinas Kesehatan Lombok Barat
-----------------------------------------------------------------------------------
Dipublikasi pada Senin, 30 November 2020 by paramita
-----------------------------------------------------------------------------------

Berita

LOMBOK BARAT (27 November 2020) - Balai Anak "Paramita" di Mataram sebagai Unit Pelaksana Teknis di bawah Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial melakukan prakondisi pemulangan Penerima Manfaat (PM) "LZ" ke Kabupaten Seruyan Provinsi Kalimantan Tengah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat.

Wujud kerjasama yang dilakukan adalah dengan mengadakan pemeriksaan bebas COVID-19 gratis bagi PM yang bersangkutan. "LZ" merupakan Anak Terlantar yang menjalani Layanan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) berbasis residensial di Balai Anak "Paramita" Mataram selama lebih dari 1 (satu) bulan atas permasalahan sosial anak yang dihadapinya.

"LZ" merupakan anak terlantar yang berasal dari Provinsi Kalimantan Tengah dan juga merupakan Anak Korban Perdagangan Orang. Secara langsung, "LZ" mengaku kepada Pekerja Sosial bahwa ia telah menikah siri dengan seorang pemuda asal Lombok yang kenal pada saat pemuda tersebut berada di Kalimantan.

Setelah menjalani terapi psikologis oleh psikolog dan terapi psikososial oleh Pekerja Sosial dan mempertimbangkan asas kepentingan terbaik bagi anak serta pengasuhan terbaik bagi anak berada pada keluarga, maka dalam waktu dekat akan dilakukan terminasi dan reunfikasi PM kepada keluarganya.

Guna mendukung pemulangan anak kepada keluarganya di tengah situasi Pandemi seperti saat ini, terdapat persyaratan mutlak yang harus dipenuhi yakni surat bebas COVID-19 yang dikeluarkan oleh instansi kesehatan milik pemerintah. Oleh karenanya, Balai Anak "Paramita" bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat untuk menerbitkan surat Bebas COVID-19 bebas biaya. Hubungan kerjasama ini bermula dari kegiatan rapat koordinasi regional Program Balai Anak "Paramita" di Mataram yang diselenggarakan pada awal bulan Oktober 2020 lalu, yang mana salah satu pesertanya merupakan pihak Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Dalam Rakor tersebut, pihak kesehatan menyanggupi untuk memberikan Rapid Test gratis bagi anak-anak yang sedang atau akan menjalani ATENSI di dalam balai. Retno Yuli Wijayanti selaku Pekerja Sosial di Balai "Paramita" mengatakan, "kami dari pihak balai sangat terbantu dengan adanya hubungan kerjasama baik dengan Dinas Kesehatan, hal ini dapat dijadikan sebagai upaya preventif bagi anak-anak dalam balai agar senantiasa terhindar dari ganasnya virus COVID-19 yang sampai saat ini masih menunjukkan pertambahan jumlah penderitanya di Indonesia."

Oleh karenanya, pagi hari ini Pekerja Sosial Balai "Paramita" mendampingi "LZ" untuk melakukan rapid test  di Laboratorium Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat. "Petugas Dinas Kesehatan tersebut menerima kami dengan sangat baik dan ramah. Penanganan yang diberikan cepat dan petunjuk yang diberikan juga jelas." tandas Retno saat pendampingan anak.

Hasil dari Rapid Test  yang dilakukan oleh "LZ" keluar 15 menit kemudian dan surat yang telah ditandatangani oleh Kepala Laboratorium tersebut dapat digunakan sebagai syarat pemulangan anak kepada keluarga melalui jalur udara yang rencananya akan diantarkan pada pekan depan.

 

Penulis: Den Ardani AS.

 

 

 





 
Link Terkait
· Lebih Banyak Tentang Berita
· Berita oleh paramita


Berita terpopuler tentang Berita:
Serah Terima 4 Bayi Adopsi Balai Anak Paramita Mataram kepada COTA


Nilai Berita
Rata-rata: 0
Pemilih: 0

Beri nilai berita ini:

Luar Biasa
Sangat Bagus
Bagus
Biasa
Jelek


Opsi

 Versi Cetak Versi Cetak


Topics Terkait

Berita

BRSAMPK PARAMITA MATARAM
Kementerian Sosial Republik Indonesia