Profil
· Profil Balai
· Sasaran Pelayanan
· Visi dan Misi
· Tugas Pokok Dan Fungsi
· Pendistribusian Tugas
· Survei Persepsi Korupsi
· Survei Kepuasan Masyarakat
· Standar Pelayanan
· Struktur Organisasi
· Pegawai dan Kode Etik Pegawai
· Maklumat Pelayanan
· Jam Pelayanan dan Budaya Kerja

Menu Utama
· Depan
· Akun Anda
· Arsip Berita
· Kirim Berita
· Kontak
· Search
· Top 10
· Topics

Login
Nama Login

Password

Daftar
Lupa Password.

ATENSI: Permintaan Telur Asin ABH Terus Meningkat
-----------------------------------------------------------------------------------
Dipublikasi pada Minggu, 18 Juli 2021 by paramita
-----------------------------------------------------------------------------------

Berita

(12 Juni 2021) - Kementerian Sosial melalui Balai Anak Paramita di Mataram berhasil  menciptakan Telasin Pa, Telur Asin Paramita yang selalu tersedia di Sentra Kreasi Anak (SKA) Paramita.

 

Produk Telasin Pa ini dikelola dan dijalankan oleh Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) di Balai Anak Paramita di Mataram ini memiliki  keunikan tersendiri yaitu telur asin yang diolah dengan cara dikukus dan diolah dengan cara dioven. 

 

Peningkatan permintaan telur asin telah mencapai 100% dari yang awalnya hanya 15 box per hari, saat ini menjadi 30 box per hari bahkan lebih. Hal tersebut menjadi stimulus positif bagi Penerima Manfaat untuk lebih giat lagi memproduksi telur asin lebih banyak lagi guna memenuhi permintaan pasar yang cukup besar.

 

Yahya instruktur Telasin Pa mengatakan, "saya dari dulu punya keinginan agar Balai Anak Paramita menjadi salah satu pusat oleh-oleh yang ada di Lombok. Saya ingin produk Telasin Pa ini laku keras di pasaran, dan saya bersyukur permintaan telur asin Paramita ini banyak peminatnya."

 

Kepala Balai Anak Paramita, I Ketut Supena mengungkapkan "saya selalu percaya bahwa setiap orang multitalenta, yang bisa kita temukenali dan kita kembangkan, mudah-mudahan anak-anak kami tekun dalam mengikuti arahan-arahan instruktur dan nantinya setelah mereka selesai mengikuti rehabilitasi sosial mereka memiliki referensi untuk mengembangkan keterampilannya di masyarakat."

 

Putra, salah seorang penerima manfaat Balai Anak Paramita mengatakan, "Saya senang karena mendapatkan ilmu dan pengalaman sehingga dari awalnya yang tidak tahu menjadi tahu. Ke depannya saya ingin buka usaha telur asin sendiri, dan saya ingin sukses dan tidak lagi menjadi beban keluarga dengan perilaku saya yang tidak baik selama ini."

 

Penulis: Den Ardani AS. – Penyuluh Sosial





 
Link Terkait
· Lebih Banyak Tentang Berita
· Berita oleh paramita


Berita terpopuler tentang Berita:
Serah Terima 4 Bayi Adopsi Balai Anak Paramita Mataram kepada COTA


Nilai Berita
Rata-rata: 5
Pemilih: 1


Beri nilai berita ini:

Luar Biasa
Sangat Bagus
Bagus
Biasa
Jelek


Opsi

 Versi Cetak Versi Cetak


Topics Terkait

Berita

BRSAMPK PARAMITA MATARAM
Kementerian Sosial Republik Indonesia