Profil
· Profil Balai
· Sasaran Pelayanan
· Visi dan Misi
· Tugas Pokok Dan Fungsi
· Pendistribusian Tugas
· Survei Persepsi Korupsi
· Survei Kepuasan Masyarakat
· Standar Pelayanan
· Struktur Organisasi
· Pegawai dan Kode Etik Pegawai
· Maklumat Pelayanan
· Jam Pelayanan dan Budaya Kerja

Menu Utama
· Depan
· Akun Anda
· Arsip Berita
· Kirim Berita
· Kontak
· Search
· Top 10
· Topics

Login
Nama Login

Password

Daftar
Lupa Password.

ATENSI: Balai Paramita Lakukan Pemberdayaan Bagi Pekerja Migran Indonesia Bermasalah dar
-----------------------------------------------------------------------------------
Dipublikasi pada Minggu, 18 Juli 2021 by paramita
-----------------------------------------------------------------------------------

Berita

 MATARAM (05 Juli 2021) – Kementerian Sosial melalui Balai “Paramita” di Mataram lakukan pemberdayaan bagi Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMIB) yang dijemput kedatangannya pada hari Jumat, 02 Juli 2021 di Bandar Udara Internasional Lombok. Agus, nama akrab pemuda asal Desa Loang Batu, Sekotong Tengah Lombok Barat, tersebut biasa disapa.

Sesuai arahan Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Harry Hikmat menyampaikan bahwa PMIB harus dilakukan asesmen oleh balai sebelum diserahkan ke keluarga. Dari hasil asesmen diketahui bahwa Agus memiliki berbagai keterampilan diantaranya menganyam tas kresek bekas menjadi kerajinan tangan yang cantik. Selain itu, Agus juga memiliki keahlian mencukur rambut. Kemampuan Agus ini akan sangat bermanfaat bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial di Balai “Paramita”. Sehingga Balai “Paramita” melakukan pemberdayaan dengan menjadikannya sebagai instruktur vokasional atas keahlian yang dimilikinya.

Kepala Balai Paramita, I Ketut Supena mengatakan “Agus bisa kita jadikan instruktur kerajinan tangan sehingga dia tidak kembali lagi menjadi pekerja migran. Dan mudah-mudahan selain jadi instruktur hasil kerajinan tangannya bisa kita bantu pemasarannya sehingga kita berharap dia bisa sukses dan mandiri tanpa harus kerja ke luar Indonesia, dan kita berharap Agus bisa menjadi contoh bagi PMIB lainnya.”

Agus menyampaikan, “Saya sangat berterima kasih kepada Pak Ketut dan Balai Paramita yang telah memberikan kesempatan luar biasa untuk saya dapat menyalurkan bakat keterampilan saya disini. Saya berkomitmen untuk dapat membantu anak-anak Balai Paramita mempunyai keterampilan untuk bekalnya setelah keluar dari Balai ini.”

 

Selanjutnya, Kepala Balai juga berharap bahwa kehadiran Agus dapat memberikan warna baru sebagai penunjang persiapan Sentra Kreasi ATENSI (SKA) Paramita yang akan diresmikan oleh Menteri Sosial RI ke depannya. Sehingga mampu merangsang animo masyarakat jua untuk berkunjung ke Balai “Paramita”.

 

Penulis: Den Ardani AS.





 
Link Terkait
· Lebih Banyak Tentang Berita
· Berita oleh paramita


Berita terpopuler tentang Berita:
Serah Terima 4 Bayi Adopsi Balai Anak Paramita Mataram kepada COTA


Nilai Berita
Rata-rata: 5
Pemilih: 1


Beri nilai berita ini:

Luar Biasa
Sangat Bagus
Bagus
Biasa
Jelek


Opsi

 Versi Cetak Versi Cetak


Topics Terkait

Berita

BRSAMPK PARAMITA MATARAM
Kementerian Sosial Republik Indonesia