Program ATENSI Berbasis Keluarga bagi Anak Penyandang Disabilitas Berat
Tanggal: Sabtu, 31 Juli 2021
Topik: Berita


LOMBOK BARAT (30 Juli 2021) - Kementerian Sosial melalui Balai "Paramita" di Mataram melaksanakan intervensi Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) terhadap Anak Penyandang Disabilitas Berat berbasis keluarga.

 

Berdasarkan hasil asesmen komprehensif yang dilakukan oleh Pekerja Sosial Balai "Paramita" terhadap Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Muharom Al-Farizi  di Dusun Samajaya Desa Montong Are, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat, diperoleh hasil asesmen terkait kebutuhan anak yang mencakup terapi Muharom agar bisa berjalan, terapi tangan kiri yang tidak bisa digerakkan, serta asesmen kebutuhan sekolahnya. Selain itu, dilakukan asesmen kepada orangtuanya karena sesuai hasil wawancara pekerja sosial bahwa modal dagang ibunya habis untuk biaya bolak balik ke Rumah Sakit saat Muharom menjalannkan terapi di Rumah Sakit.

 

Dari hasil asesmen tersebut, Balai "Paramita" menindaklanjuti dengan mendorong keluarga agar terus mengantar terapi okupansi dan psikomotorik di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB dengan jadwal Senin dan Kamis serta Kementerian Sosial juga memberikan bantuan modal usaha warung kelontong yang akan dijalankan oleh ibunya agar kedepannya keluarga anak dapat mandiri finansial untuk mengurus dan merawat Anak agar dapat pelayanan kesehatan dan pendidikan.

  

 

Bantuan yang diberikan berupa: seragam sekolah, perlengkapan sekolah (tas sekolah, buku tulis, buku gambar, pensil warna, bolpoin, pensil, penghapus, rautan pensil, penggaris, pensil warna dan kotak pensil), susu formula & susu cair, bahan perlengkapan jualan gorengan (tepung terigu, tepung kanji dan minyak goreng), minuman ringan untuk anak-anak, makanan ringan untuk anak, mi instan, mi gelas, jajanan manisan anak-anak, plastik bungkus makanan dan cup minuman ringan, serta kopi sachet. dengan jumlah barang sebanyak 55 item senilai Rp. 1.750.000,-

 

Ayah Muharom Al-Farizi, Sahroni, sangat berterimakasih kepada Kementerian Sosial, beliau mengatakan, "Terima kasih atas segala yang diberikan kepada anak kami dan telah peduli terhadap  kami sekeluarga  semoga Muharom cepat bisa berjalan dan sehat serta bantuan warung kontong ini dapat kami kembangkan", ungkap Sahroni.

 

Ketut Supena yang turut terjun langsung dalam penyerahan program Asistensi berbasis keluarga tersebut menuturkan, "Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial melaksanakan Program Asistensi Rehabilitasi Sosial berbasis keluarga, komunitas dan residensial agar permasalahan yang dihadapi PPKS terselesaikan dengan tuntas, dalam kasus Muharom ini kami tangani secara komprehensif, anaknya kita penuhi kebutuhan dasarnya keluarganya kita bantu peningkatan usaha ekonomi produktifnya", pungkas Ketut.

 

Penulis: Budi Surya HP 

Editor: Den Ardani AS.









Artikel dari BRSAMPK Paramita di Mataram
http://paramita.kemsos.go.id

URL:
http://paramita.kemsos.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=105