Balai Paramita Respon Kasus Lansia Bedridden di Lombok
Tanggal: Jumat, 27 Agustus 2021
Topik: Berita


LOMBOK BARAT (22 Agustus 2021) - Kementerian Sosial melalui Balai Paramita di Mataram mengirimkan Tim Reaksi Cepat (TRC) guna merespon kasus Lanjut Usia (Lansia) yang tidak mampu bangun atau beraktivitas di Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat.

 

Lansia yang direspon merupakan seorang perempuan berusia 76 tahun dan menderita stroke selama 2 bulan dan tidak mampu menjalankan Activity Daily Living tanpa bantuan orang lain. Rakyah, nama sesosok ibu yang direspon oleh TRC Paramita bersama Sakti Peksos tinggal bersama anaknya yang juga sudah berusia 61 tahun dan cucunya yang berusia 37 tahun.

 

Ketiganya hidup dalam kondisi yang sangat sederhana. Salmiah, anak yang tinggal dengannya menuturkan, "ibu kami sudah lama sakit dan kami hanya rawat semampu kami dengan segala keterbatasan keluarga." ungkapnya dengan nada sedih.

 

Ibu Rakyah tidur beralaskan perlak seadanya begitu juga dengan anggota keluarga yang lain. Oleh karena, TRC Paramita memberikan bantuan berupa kasur, dan juga makanan siap saji serta diapers khusus lansia untuk memudahkan Rakyah apabila ingin Buang Air Kecil.

 

Supena berharap bahwa dengan adanya bantuan dari Balai Paramita dapat bermanfaat dan meningkatkan optimisme dan semangat hidup bagi keluarga tersebut.

 

Penulis: Den Ardani AS.









Artikel dari BRSAMPK Paramita di Mataram
http://paramita.kemsos.go.id

URL:
http://paramita.kemsos.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=110